Blogs Tutorial gratis kami sajikan untuk anda

Perkembangan Bisnis di Era Disruption

Kategori : bisnis-online | Tanggal : 17-Apr-2019 10:19 WIB | Dilihat : 86 x

Yuk para Orang tua Kita berfikir tentang masa depan.

Apa itu "Disruption" ?
Perkembangan Bisnis di Era Disruption
Disruption adalah singkatan Disruptive Innovation. Kenapa di istilahkan disruptive (menganggu) karena adanya pergesaran model bisnis dari era analog ke era digital dengan inovasi-inovasi digital yang membuat segalanya menjadi mudah.

Pada tahun 1970an saat era pabrik es batu sedang dalam era keemasannya, banyak sekali perusahaan-perusahaan es batu bermunculan. Ketika Innovasi lemari es ditemukan, bisnis pabrik es batu pun terganggu. Lambat laun perusahaan es batu bertumbangan karena di disruptive oleh perusahaan lemari es yang memudahkan konsumen membuat es batu sekaligus mendinginkan dan mengawetkan makanan.

“Kami tidak melakukan kesalahan apapun, tiba-tiba kami punah” kata CEO Nokia. Saat Era keemasaan Nokia tiba-tiba di disruptive oleh Innovasi Blackberry. Nokia pun tumbang. Dan benar saja Nokia tidak mengalami kesalahan apapun, hanya saja brand mereka terdisruptive oleh brand yang telah berinovasi, sedangkan Nokia hanya bertahan pada zona nyamannya tidak melakukan Disruption untuk melawan Innovasi perusahaan pesaingnya.

Sedan Biru yang sebelumnya menguasai pangsa pasar transportasi yang kerap kita tau berbama Blubird, telah didisruptive oleh Si Hijau yaitu Go-Jek bahkan nyaris tanpa warna khas (Go-Car).

Ketika dulu jika kita hendak mencari barang belanjaan kita harus ke pasar tradisonal atau perkulakan, sekarang kita hanya menggunakan jari saja. Dan pasar-pasarpun mulai terganggu dan bertumbangan.

Inilah yang dinamakan Era Disruption
Perusahaan-perusahaan Digital mengubah dunia menjadi serba mudah.* Ada istilah dari kalangan perusahaan startup Go Online or Good Bye realnya memang terjadi dihadapan kita.

Perusahaan Startup sekarang memegang pangsa pasar hampir di semua lini. Dengan pendanaan gila-gilaan. Dan dengan valuasi nilai perusahaan yang gila juga.

Garuda Indonesia yang memiliki lebih dari 1500an armada pesawat beserta manajemennya di seluruh dunia bervaluasi sebersar 17 Triliun rupiah. Go-Jek yang tidak memiliki 1 armadapun yang milik sendiri bervaluasi sebesar 51 Triliun, bayangkan! Go-Jek yang hanya punya Aplikasi saja mampu memiliki valuasi sebesar itu. Inilah era digital atau yang lebih dikenal dengan Era Disruption.

Apa yang terjadi dengan dunia bisnis 20 tahun mendatang? Mari kita persiapkan diri kita, anak atau cucu kita untuk mengahadapi era digital kedepan ini dengan bekal ilmu pengetahuan dan tidak ketingglan teknologi.

Dunia akan berubah begitu cepatnya saat teknologi menjadi bertambah canggih. Jika kita tidak mampu mengejar maka kita akan tertinggal.

Mari kita persiapkan diri kita dan anak kita menghadapi ERA ini
ERA DISRUPTION





Komentar


Anda ingin konsultasi dahulu? boleh saja,silakan kontak humas tim kami melalui kontak berikut.
WA/Telp/SMS : +6287 839 595 916
Email : [email protected]
WhatsApp :   +6287 839 595 916



Ingin konsultasi dulu? Kontak kami segera di
+62 878 3959 5916 | [email protected]
Chat WhatsApp


Office: JL. Wonosari-Panggang, Km 22 Saptosari Gunungkidul.Kepek, Sapto Sari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55871 Indonesia